Hereditary (2018), Adegan-adegan yang Mengganggu

HEREDITARY_R09_56_FIN02_HALFSIZE
Sumber: a24films.com

Saya nggak pernah nonton film horor di bioskop sebelumnya. Selain karena memang saya bukan penggemar film horor, juga karena rasanya ’eman-eman’ mengeluarkan uang ke bioskop kok cuma buat nonton film yang bikin takut.

Namun, waktu di twitter mulai banyak pembicaraan tentang Hereditary, entah kenapa Read More »

Advertisements
Taejongdae

Busan yang Berkesan

Tidak ada ekspektasi terlalu tinggi tentang Busan. Saya pikir Busan itu cuma kota pelabuhan biasa. Saya bahkan tidak membuat itinerary untuk traveling selama 2 hari di Busan. Yang saya pikirkan waktu itu hanyalah jarak ke Tongyeong lebih dekat kalau dari Busan dibanding dari Seoul. Saya justru penasaran banget sama Tongyeong. Jadilah, waktu satu hari malah saya alokasikan khusus untuk mengunjungi Tongyeong dan yang sehari lagi di Busan itu sambil lalu aja lah, lihat nanti *bukan tipe planner banget, haha*.

Siapa sangka justru kata-kata ini yang keluar dari mulut saya sesaat setelah sampai di Read More »

9 Hari 8 Malam di Korea Selatan

Korea.

Akhirnya saya menginjakkan kaki juga ke negeri ginseng. Agak impulsif memang waktu itu ketika saya membeli tiket. Dalam hati sendiri seperti masih ada keraguan, “Beneran? Yakin nih? Ah, kayaknya belum pengen-pengen banget. Haruskah sekarang?”, ditambah lagi yang ngajakin bukan teman akrab. Namun, di sisi lain, ada rasa penasaran ingin melihat dengan mata kepala sendiri tempat-tempat yang selama ini hanya saya saksikan di layar laptop/televisi/handphone, penasaran ingin merasakan udaranya, penasaran ingin berinteraksi dengan penduduknya, dan tentunya keinginan untuk travel the world.

Tongyeong
Cantiknya Tongyeong

Read More »

Misteri Sandal dan Sepatu Merah Jambu

Disclaimer: Di bawah ini merupakan postingan yang sungguh sangat tidak ada faedahnya.

Suatu saat di rumah kost, seorang penghuni kost bernama A yang baru-saja-pulang-kampung mendapati sandal jepit merah jambu miliknya hilang di rak sepatu. Anehnya, di rak yang digunakan untuk meletakkan sandalnya itu sekarang justru ada sandal berwarna ungu yang bukan miliknya.

A bertanya ke teman kost-nya (B) yang kamarnya bersebelahan dengannya tentang sandal merah jambu milik A. B mengatakan tidak tahu-menahu mengenai sandal itu.Read More »

Ketika Terserang Flu: Masuk Kerja vs Izin Sakit

Hidung meler, bersin-bersin, tenggorokan gatal, badan ngilu, dan kepala pusing, semua itu tanda-tanda kita terserang flu. Belum lagi kalau diikuti dengan meriang atau demam. Bagi para pekerja kantoran, kalau sudah menderita gejala seperti ini, sebaiknya harus gimana sih? Tetap masuk kerja atau izin sakit saja untuk istirahat?

Saya sendiri orang awam dalam dunia kesehatan. Banyak yang bilang sebenarnya orang Indonesia salah kaprah menyebut sakit dengan gejala-gejala di atas sebagai flu. Padahal, sakit flu yang dimaksud di atas sebenarnya adalah “common cold“. Kalau flu sendiri sebenarnya kependekan dari influenza yang punya gejala berbeda dan sakitnya lebih berat dari common cold. Pastinya saya nggak bisa njelasin 😀 . Jadi, saya mau cerita saja tentang selama ini saat saya terserang common cold atau yang selama ini kita sebut flu.

Yang sering saya lihat, kebanyakan orang menganggap remeh common cold *termasuk saya*.  Dari jaman sekolah dulu, kalau cuma batuk pilek istilahnya dan nggak pusing-pusing amat, saya akan tetap masuk sekolah. Nah, kalau meriang/demam, barulah izin nggak masuk sekolah. Seiring berjalannya waktu a.k.a semakin bertambah tua, saya jadi mikir nih, apakah iya saya harus memaksakan diri seperti itu?Read More »

Hal-hal Favorit di 1N2D Season 3

Entah kenapa 1 Night 2 Days atau yang biasa disebut 1N2D itu bisa gak ngebosenin. Padahal, isi acaranya cuma jalan-jalan, habis itu main games untuk makan siang, main games untuk makan malam, games untung-untungan (bok-bul-bok) untuk menentukan tempat tidur, dan morning mission. Alur sebagian besar episodenya ya cuma begitu aja. Herannya lagi, setiap-perjalanan-2-hari-1-malam-ke-tempat-tempat-menarik-di-Korea-Selatan yang kegiatannya cuma makan, main games, dan tidur itu ditayangkan dalam 2-3 episode. Kelihatannya bakalan membosankan, tapi nyatanya tidak, karena ada tema-tema yang berbeda pada setiap tripnya.

26
Sumber: kbs.co.kr

Kekuatan 1N2D menurutku ada di interaksi. Entah itu interaksi antara member ataupun interaksi antara member dan staf, semuanya menarik bahkan sampai hal kecil yang mereka bicarakan. Tingkah laku sederhana para anggota pun bisa menjadi hal bernilai disini, dari yang lucu sampai yang menyentuh.

Read More »

Itinerary Hari Ketiga yang Gagal di Putrajaya, Malaysia

Di dalam sebuah perjalanan pasti ada ‘gronjalan-gronjalan‘, entah kecil atau besar, begitu juga di dalam hidup karena pada dasarnya hidup ini adalah suatu perjalanan. Entah apa kata di dalam Bahasa Indonesia yang pas digunakan untuk menggantikan kata ‘gronjalan‘, saya belum bisa menemukannnya.

Kebetulan beberapa waktu yang lalu, saya dan adik saya bisa mengunjungi Kuala Lumpur untuk jalan-jalan. Kebetulan juga, kami tidak menyusun itinerary secara rinci dan detail. Jalan-jalan ini lebih ke arah random dan spontan.

Hari pertama dan kedua berjalan lumayan mulus. Kami bisa mengunjungi tempat-tempat yang kami inginkan meskipun adik saya udah gempor kakinya karena kebanyakan jalan kaki. Nah, di hari ketiga, rencananya kami mau jalan-jalan ke Putrajaya yang merupakan pusat administrasi Malaysia dan katanya memiliki arsitektur yang cantik.Read More »

Pengalaman Perpanjang SIM Asal Jogja di Satpas Pembantu Polresta Tangerang Selatan

Sabtu kemarin ini, saya memperpanjang SIM A saya yang sudah mau habis masa berlakunya. Awalnya, saya mau memperpanjang di Jogja saja, tapi setelah googling, saya baca kalau sekarang ini perpanjang SIM tidak harus di daerah asal SIM. Kemudian, sekarang permohonan/perpanjang SIM juga sudah bisa melalui online, meskipun tetap harus datang ke tempat pelayanan SIM untuk foto dan sidik jari.

Karena saya masih ragu apakah SIM saya bisa diperpanjang di Tangerang Selatan, akhirnya saya putuskan untuk datang langsung saja ke Satpas Pembantu Polresta Tangsel yang letaknya dekat dari kost, cuma sekitar 3 km. Dari rencana berangkat jam 7, akhirnya molor juga dan baru berangkat jam 7.45. Saya sampai di satpas jam 8 dan ternyata disana sudah penuh sekali orang. Mungkin karena hari Sabtu ya. Saya nggak tau kalau hari lain seperti apa kondisinya.

Read More »

10 Lagu BIGBANG Terfavorit

~B to the I to the G, B to the A N G~

Post kali ini mau ngomongin Bigbang ah, secara mereka sudah menemani hari-hari saya dengan lagu-lagu mereka *opo toh nis*. Sebenernya agak sulit sulit banget sih kalau harus memilih 10 diantara lagu-lagu mereka yang bagus-bagus dan mungkin jumlahnya mungkin hampir seratus buah. Tapi pastinya kita punya lagu yang lebih disukai dibanding yang lain kan. Nah, kali ini saya mau berbagi tentang 10 lagu Bigbang yang paling saya favoritkan. Saya urutin mulai dari yang paling lawas, karena ku tak sanggup kalau harus mengurutkan berdasarkan kesukaan.

Read More »

Mengunjungi Lancaster Castle, Benteng yang Menyimpan Sejarah Kelam

Gak pernah kepikiran sebelumnya untuk mengunjungi kota Lancaster, kota yang namanya belum pernah aku dengar sebelum rencana kedatanganku kesana. Lancaster adalah sebuah kota di Provinsi Lancashire yang terletak di Inggris sebelah barat laut.

Kenapa aku kesini? Hmmm, sebenernya karena tugas kantor. Maka dari itu, selama di Lancaster aku gak bisa jalan-jalan kesana kemari. Satu-satunya tempat wisata yang aku kunjungi ya cuma Lancaster Castle. Huaaaa, udah sampai Inggris tapi gak ke London T.T *kemudian baper*.

gerbang lancaster castle
Sayangnya, sewaktu aku datang kesini, sedang ada pekerjaan di gerbang Lancaster Castle, jadi ditutup terpal gitu.

Read More »

Perjalanan Tidak Biasa: Serpong – Rangkasbitung – Pandeglang – Serang – Tangerang – Serpong, part 2

Lanjutan dari part 1

Habis lari-lari, langsung kita naik bus itu. Sepertinya itu bus yang benar.

Kernet bus mulai memintai ongkos. Aku kasih uang pecahan 20.000 rupiah dan bilang itu ongkos untuk 2 orang. Terus sekalian nanya juga bis ini lewat Serang enggak. Kernetnya menjawab kalau bus itu lewat Serang, tapi juga meminta ongkos lebih. Katanya ongkos ke Serang yaitu 20 ribu per orang, jadi minta 20 ribu rupiah lagi 😦

Mungkin wajah ini memang keliatan culun banget ya, bahasa jawanya itu ingah-ingih, keliatan kalau belum pernah naik busnya, jadinya kami dipalak gini. Tapi karena nggak bisa nolak, nggak bisa membantah juga, daripada dipaksa turun kan ya, akhirnya kami kasih deh, 20 ribu rupiah lagi.Read More »

Perjalanan Tidak Biasa: Serpong – Rangkasbitung – Pandeglang – Serang – Tangerang – Serpong, part 1

Sabtu 2 minggu yang lalu, saya bersama seorang teman pergi jalan-jalan. Kali ini jalan-jalannya sedikit absurd. Berawal dari chat teman yang mengajak jalan-jalan naik KRL, saya langsung membalas dengan ide jalan-jalan ke Rangkasbitung. Kenapa Rangkasbitung? Nggak tau juga :D. Entah darimana ide itu muncul, saya pikir nggak ada salahnya mencoba pergi ke suatu tempat yang sama sekali belum pernah kita singgahi. Selain itu, perjalanan KRL-ku biasanya ke arah Jakarta dan juga sepulang dari Jakarta, pemberhentianku selalu di Stasiun Serpong, belum pernah aku melewati jalur kereta ke arah Merak setelah Stasiun Serpong.

Lanjut. Akhirnya kami benar-benar berangkat ke stasiun hari itu. Berbekal googling seadanya, kami beli tiket kereta ke arah Rangkasbitung yang ternyata harganya hanya Rp. 8000 per orang. Di tiket tertera tulisan ‘PATAS’. Meskipun tidak ditentukan nomor tempat duduk, kami pikir nanti pasti akan kebagian tempat duduk.Read More »