Pengalaman Perpanjang SIM Asal Jogja di Satpas Pembantu Polresta Tangerang Selatan

Sabtu kemarin ini, saya memperpanjang SIM A saya yang sudah mau habis masa berlakunya. Awalnya, saya mau memperpanjang di Jogja saja, tapi setelah googling, saya baca kalau sekarang ini perpanjang SIM tidak harus di daerah asal SIM. Terus, sekarang permohonan/perpanjang SIM juga sudah bisa melalui online, meskipun tetap harus datang ke tempat pelayanan SIM untuk foto dan sidik jari.

Karena saya masih ragu apakah SIM saya bisa diperpanjang di Tangerang Selatan, akhirnya saya putuskan untuk datang langsung saja ke Satpas Pembantu Polresta Tangsel yang letaknya dekat dari kost, cuma sekitar 3 km. Dari rencana berangkat jam 7, akhirnya molor juga dan baru berangkat jam 7.45. Saya sampai di satpas jam 8 dan ternyata disana sudah penuh sekali orang. Mungkin karena hari Sabtu ya. Saya nggak tau kalau hari biasa seperti apa kondisinya.

Satpas Pembantu Polresta Tangerang Selatan

Saya berusaha mencari papan informasi atau petugas, tapi nihil. Akhirnya, setelah tengak-tengok kaya orang hilang, saya nanya ke mbak-mbak yang lagi ngantri, saya harus kemana dulu. Mbaknya bilang kalau saya harus ngambil nomor antrian dulu, lalu nunggu dipanggil untuk cek kesehatan. Saya sempat bingung, disitu ada bangunan kecil berukuran sekitar 8 x 3 m yang hanya ada 1 pintu dan di pintu sudah penuh dengan orang mengantri. Lalu saya coba menerobos masuk, tanya ke petugas yang pas di depan pintu, kemudian disuruh ke meja yang pojok untuk ngambil nomor antrian. Setelah mengambil nomor, saya diminta keluar lagi dan menunggu dipanggil.

Nomor antrian yang saya dapat di kedatangan jam 8 pagi

Rupanya kegiatan yang ada disini adalah mengantri, mengantri, dan mengantri. Di spot bangunan kecil ini saja, ternyata ada 3 antrian (antrian cek kesehatan, antrian menyerahkan berkas, dan antrian ambil formulir + membayar). Setelah saya cek kesehatan yang terdiri dari tes buta warna dan tes minus mata, saya antri untuk menyerahkan berkas yang berupa KTP asli, SIM asli yang akan diperpanjang, fotokopi KTP 3 lembar, dan hasil cek kesehatan. Pas menyerahkan berkas ini, saya ditanyai apakah SIM saya sudah dicek ke petugas apakah sudah online atau belum. Maka saya pun harus keluar dari antrian dan mencari tempat pengecekan SIM. Saya muter-muter kemudian saya lihat loket tempat pengambilan SIM dan saya coba tanya ke petugas disitu. Perlu waktu cukup lama untuk menunggu SIM saya dicek, setidaknya 5 menit.

Setelah SIM saya dicek dan petugas bilang bisa, maka saya pun kembali ke tempat penyerahan berkas dan menyerahkan SIM saya. Saya lalu diminta keluar ruangan lagi dan menunggu untuk dipanggil lagi. Disini tidak ada tempat duduk ya, jadi orang-orang cuma berdiri uyuk-uyukan di depan pintu menunggu nama mereka dipanggil.

Suasana mengantri

Kemudian, setelah menunggu panas-panasan, nama saya dipanggil. Di meja ini, saya diberi formulir beserta berkas-berkas yang tadi udah dikumpulin, kemudian membayar biaya perpanjangan SIM A sebesar Rp 80.000,- (biaya ini sesuai yang tertera di website resmi POLRI). Setelah itu, saya mengisi formulir. Nah, formulir yang sudah diisi ini saya nggak tau harus diserahkan kemana. Akhirnya saya ke kerumunan banyak orang dan nanya harus gimana. Rupanya formulir ditumpuk gitu di sebuah meja. Tapi karena disana sudah penuh manusia, maka formulir itu cuma diserahkan estafet gitu melalui orang-orang yang mengantri. -_-

Antriannya…

Lagi-lagi menunggu. Berdasarkan formulir yang sudah ditumpuk, nama kita akan dipanggil untuk masuk ke ruangan. Ini adalah tahapan menunggu paling lama. Kesel deh disini, karena berkas kita itu hanya ditumpuk di meja tanpa dijagain petugas dan kadang-kadang tuh para pengantri pada ngacak-ngacak berkas gitu. Paling ada beberapa orang disitu yang ngingetin ke sesama pengantri. Cuma bisa pasrah deh. Soalnya posisi berkas kita itu tidak terkontrol.

Dari jam setengah 10 saya mulai menunggu disini, jam setengah 1 saya baru dipanggil masuk ke ruangan. -_- Di ruangan, kita harus menyerahkan formulir + berkas yang tadi ditumpuk itu ke loket. Setelah dipanggil ke dalam ruangan pun, kita masih menunggu untuk input data. Baru setelah data kita diinput, kita dipanggil menuju ruang foto. Tidak langsung ya fotonya. Kita masih harus ngantri lagi di dalam sampai nama kita dipanggil untuk foto.

Ruangan tempat menunggu data diinput

Setelah selesai foto dan sidik jari, saya diminta keluar sambil menyerahkan berkas saya ke petugas. Waktu itu petugas bilang untuk tunggu diluar. Saya lalu duduk di kursi yang ada di luar. Setelah saya duduk sekitar 5 menitan, saya baru ngeh kalau itu tempat duduk untuk antri para pemohon SIM baru menunggu dipanggil tes teori. LOL. Saya lalu menuju loket pengambilan SIM. Saya mengisi semacam logbook kemudian saya diberi SIM baru hasil perpanjangan. Perjuangan yang melelahkan. Dan akhirnya, sekitar jam 13.30, saya pulang.

Bagi yang mau memperpanjang SIM disini, maka yang perlu dibawa:

  1. SIM asli yang akan diperpanjang
  2. KTP asli + fotokopi sebanyak 3 lembar
  3. Uang Rp 80.000,- untuk SIM A atau Rp 75.000,- untuk SIM C, serta Rp 30.000,- untuk biaya cek kesehatan.

Sedangkan, tips dari saya untuk mengurus SIM disini pada hari Sabtu yaitu:

  1. Sarapan (di satpas banyak orang jualan, tapi kalau mau lebih konsen ke ngantri maka pastikan Anda sudah sarapan)
  2. Bawa pulpen (karena nggak ada yang menyediakan pulpen disini, kalau Anda tidak mau minjem-minjem ke orang lain ya harus bawa pulpen sendiri)
  3. Bawa minum (mencegah dehidrasi saat mengantri)
  4. Bawa bekal makanan/cemilan (Anda mungkin akan mengantri sampai lewat jam makan siang)
  5. Bawa kipas (jika Anda tidak tahan panas saat mengantri)
  6. Bawa buku bacaan atau hiburan lain (untuk mengatasi kebosanan)
  7. Dan yang paling penting, pastikan cek SIM Anda sudah online atau belum terlebih dahuluΒ  sebelum Anda antri apapun.

Sekian cerita pengalaman saya memperpanjang SIM kali ini. Mungkin tahun depan, untuk perpanjangan SIM C, saya akan mencoba di tempat lain.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s